Taufan Pawe Ungkap Pentingnya Nilai Agama dan Integritas

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe (TP) mengaku bangga sebagai alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI), khususnya sebagai alumni Fakultas Hukum (FH) UMI.

Hal itu TP ungkap saat Kuliah Umum Mahasiswa Fakultas Hukum UMI Tahun Akdemik 2022/2023, secara virtual, Jumat, 9 September 2022.

“Jujur saya katakan, saya selalu bangga sebagai alumni UMI khususnya di sini Fakultas Hukum. Jadi adik-adik juga harus bangga bisa menjejakkanj kaki di kampus ini,” kata Taufan Pawe.

Taufan Pawe menyebutkan, pencapainnya saat ini tidak lepas dari ilmu yang dia dapatkan saat menyelesaikan studi S1 Fakultas Hukum UMI. Menurut alumni FH UMI angkatan 1983 ini, kurikulum Islam yang dipelajari menjadi nilai khusus bagi mahasiswa untuk bekal masa depan.

“Buat apa kita punya integritas dan kapasitas tapi jauh dari jauh dari nilai-nilai keagamaan. Karena religius itulah yang mengawal kita semua ini dalam menjalankan tugas, peran, dan tanggung jawab kita sebagai manusia. Dan nilai keagamaan itu kita dapatkan di kampus UMI,” ungkapnya.

Dalam materinya, Taufan Pawe mengatakan, hukum era globalisasi pada revolusi industri 4.0 pendekatan utamanya adalah transparansi.

“Untuk hadirnya tata kelola pemerintahan yang transparan dibutuhkan integritas. Integritas itu penting sekali karena integritas di dalamnya ada kapasitas dan loyalitas. Integritas itu tidak lepas dari pembangunan hukum itu sendiri,” ulasnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini mengemukakan, berbicara kebijakan ekonomi secara domestik harus melahirkan program yang mengarah persoalan kesejahteraan masyarakat. Karena itulah tujuan akhir yang ingin dicapai pemerintahan.

“Kalau kita ingin membicarakan pembangunan hukum di era globalisasi saat ini, saya coba menerjemahkan dari awal pemerintahan saya yaitu menghadirkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang telah saya pelajari sewaktu mahasiswa FH UMI. Tujuannya untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Wali Kota Parepare dua periode ini.

Sambut Maba, Pembaharuan Hukum di Abad 21

Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kuliah umum, Selasa – Rabu (7-9/9/2021).

Acara ini digelar secara online dan secara offline yang dipusatkan di ruang Aula Hidjaz, Fakultas Hukum UMI, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar.

Kuliah umum ini dalam rangka menyambut sekitar 600 Mahasiswa Baru Fakultas Hukum UMI Tahun Ajaran 2021/2022 dengan tema Pembaharuan Hukum di Abad 21.

Kegiatan ini menghadirkan Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Prof Yusril Ihza Mahendra sebagai keynote speech.

Hadir sebagai narasumber Hakim Agung MA RI & Alumni Fakultas Hukum UMI Dr. Ibrahim, Kepala Sub Direktorat Pengembangan Sumber Daya Teknologi Informasi dan Produksi Sarana Intelejen Kejagung RI & Alumni Fakultas Hukum UMI Efendi.

Selanjutnya Anggota Komisi III DPR RI & Alumni Fakultas Hukum UMI Supriansa, Plt Gubernur Sulse Andi Sudirman Sulaiman.

Kemudian Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Merdisyam, dan Guru Besar Fakultas Hukum UMI Prof. Dr. Abdul Rahman.

Dekan Fakultas Hukum UMI, Prof. Dr. Laode Husen menjelaskan bahwa tujuan kuliah umum ini untuk memperkenalkan lingkungan kampus untuk calon mahasiswa baru.

“Ini akan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada maba, membentuk karakter untuk masa depan. Ada beberapa alumni FH UMI sudah sukses ikut berbagi pengalaman,” jelasnya.

Menurutnya, narasumber yang dihadirkan punya kompeten di bidangnya.

Para narasumber itu, lanjut dia, bakal memberikan pengalaman dan bekal ke mahasiswa baru.

“Ada kesempatan untuk interaksi mahasiswa dan dosen untuk menamba ilmu pengetahuan,” katanya.

Prof Laode berharap, mahasiswa bisa memahami tafsiran hukum di abad ke 21.

“Kita harap pembelajaran di FH UMI menerapkan digitalisasi, ini tuntutan abad 21. Harapannya mahaiswa FH UMI memhami visi misi program studi di lingkup UMI. Apalagi memahami hukum kondisi saat ini,” tutupnya.