MAKASSAR — Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (FH UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia yang akan dilaksanakan pada 5–6 Oktober 2026 di Auditorium Aljibra UMI.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru FH UMI sekaligus menjadi ruang pembelajaran awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, nilai-nilai kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual yang melekat pada seorang mahasiswa Fakultas Hukum.
Mengusung semangat membangun generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kemampuan kepemimpinan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Mahasiswa baru akan mendapatkan kesempatan untuk menyimak langsung pemikiran, pengalaman, dan perspektif dari sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman di bidang akademik, pemerintahan, legislatif, serta penegakan hukum.
Hadirkan Tokoh Nasional dan DaerahKuliah umum dan seminar kepemimpinan FH UMI menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa baru.
Para narasumber yang dihadirkan antara lain Prof. Dr. H. Askari Razak, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum UMI; Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Gubernur Sulawesi Tengah; Dr. Drs. Muhammad Yunus Wahab, S.H., M.H., Hakim Agung Republik Indonesia; H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D., Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap); serta Hj. Andi Rachmatika Dewi, Ketua DPRD Sulawesi Selatan.
Kehadiran para tokoh dengan latar belakang yang beragam tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat kepemimpinan dari berbagai perspektif. Kepemimpinan tidak hanya dipahami sebagai kemampuan untuk memimpin sebuah organisasi, tetapi juga sebagai kemampuan untuk mengambil keputusan, menjaga integritas, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.Bagi mahasiswa Fakultas Hukum, pemahaman tersebut menjadi semakin penting karena perjalanan akademik dan profesi di bidang hukum senantiasa berkaitan erat dengan persoalan keadilan, kepastian hukum, kepentingan masyarakat, serta tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menanamkan Nilai Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Mahasiswa baru merupakan bagian dari generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di berbagai bidang. Karena itu, pembentukan karakter dan wawasan kepemimpinan perlu dilakukan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi.
FH UMI memandang bahwa proses pendidikan hukum tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami teori dan peraturan perundang-undangan. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, beradaptasi, serta memiliki keberanian untuk mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk melihat bagaimana pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Interaksi dengan para tokoh juga diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai pilihan pengabdian dan profesi yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan hukum, baik sebagai akademisi, praktisi hukum, aparatur pemerintahan, legislator, maupun profesi lainnya.
Memperkuat Identitas Mahasiswa Fakultas Hukum UMI
Selain menghadirkan narasumber dari luar lingkungan kampus, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai, budaya akademik, dan semangat Fakultas Hukum UMI kepada mahasiswa baru.
Jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia dan Yayasan Wakaf UMI turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., Rektor Universitas Muslim Indonesia; Prof. Dr. Muhammad Rinaldy Bima, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum UMI; Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., Ketua Pengurus YW-UMI; serta Prof. Dr. H. Mansyur Ramli, S.E., M.Si., Ketua Pembina YW-UMI.
Kehadiran pimpinan Universitas, Fakultas, dan Yayasan menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwa mereka merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Muslim Indonesia.
Mahasiswa baru diharapkan dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan akademik di FH UMI, termasuk pentingnya kedisiplinan, etika, integritas, tanggung jawab, serta semangat untuk terus mengembangkan potensi diri.
Membangun Generasi Hukum yang BerintegritasSebagai institusi pendidikan tinggi hukum, FH UMI memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi dalam pembangunan hukum dan kehidupan masyarakat.
Pendidikan hukum yang berkualitas membutuhkan perpaduan antara penguasaan ilmu, pembentukan karakter, dan pengalaman. Oleh karena itu, kegiatan seperti kuliah umum dan seminar kepemimpinan menjadi salah satu ruang penting untuk mempertemukan mahasiswa dengan berbagai pengalaman nyata dari tokoh-tokoh yang telah berkiprah di tengah masyarakat.
Mahasiswa tidak hanya diajak untuk memahami apa itu kepemimpinan, tetapi juga untuk merefleksikan bagaimana seorang pemimpin membangun integritas, mengambil keputusan, menghadapi tantangan, serta mempertanggungjawabkan setiap langkah yang diambil.Nilai-nilai tersebut sangat relevan bagi mahasiswa hukum. Sebab, di masa depan mereka akan berada pada berbagai posisi strategis yang berhubungan dengan hukum, pemerintahan, masyarakat, dan institusi negara. Kemampuan intelektual yang disertai karakter dan integritas menjadi modal penting dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
Ruang Inspirasi dan Motivasi bagi Mahasiswa BaruKuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa Baru FH UMI juga diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa dalam menentukan arah pengembangan diri selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Masa awal perkuliahan merupakan tahap penting bagi mahasiswa untuk membangun kebiasaan akademik, memperluas jejaring, mengembangkan kemampuan organisasi, serta menemukan potensi yang dimiliki.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru didorong untuk tidak hanya menjadi peserta dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi individu yang aktif, kritis, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pengalaman dan wawasan yang diperoleh dari para narasumber diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi perjalanan akademik selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UMI.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjadi mahasiswa hukum bukan sekadar mengejar capaian akademik, melainkan juga mempersiapkan diri untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan profesional di masa mendatang.
Menuju Mahasiswa FH UMI yang Tumbuh, Tangguh, dan Unggul
Penyelenggaraan Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa Baru menjadi salah satu bentuk komitmen FH UMI dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang.
Melalui berbagai kegiatan akademik dan pengembangan karakter, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang tumbuh dalam pengetahuan, tangguh dalam menghadapi tantangan, serta unggul dalam prestasi dan kontribusi.
Dengan mempertemukan mahasiswa baru dengan akademisi, pejabat publik, tokoh pemerintahan, dan praktisi yang memiliki pengalaman di bidangnya, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Pada akhirnya, Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa Baru FH UMI tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun fondasi karakter, wawasan, dan semangat kepemimpinan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia.
Dari ruang akademik FH UMI, lahir generasi yang diharapkan mampu membawa ilmu pengetahuan, menjunjung tinggi integritas, serta berani mengambil peran dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.