KENDARI — Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara terus diperkuat melalui pengembangan pendidikan dan kompetensi personel. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM Polda Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Claro Hotel Kendari, Senin (7/9/2026).

Rakernis yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sultra tersebut dibuka oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., dan turut dihadiri Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Johanes Pangihutan Siboro, S.H., S.I.K., M.H., serta para Pejabat Utama Polda Sultra. Kegiatan diikuti sebanyak 101 peserta yang terdiri atas Kasubbag Renmin, Wakapolres, Kabag SDM, operator, serta pengemban fungsi SDM jajaran Polda Sultra secara daring.

Mengusung tema “SDM Unggul, Polri Presisi, Rencana Kerja Pemerintah Aman dan Sukses,” Rakernis menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah kerja seluruh pengemban fungsi SDM agar semakin profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung pelaksanaan tugas serta program pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, aspek peningkatan kualitas pendidikan mendapat perhatian penting. Salah satu agenda yang menjadi bagian dari Rakernis adalah Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kepada personel Polda Sultra dan jajaran.

Kehadiran UMI dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi personel kepolisian. Melalui skema RPL, pengalaman, kompetensi, dan pembelajaran yang telah diperoleh sebelumnya dapat menjadi bagian dalam proses pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan pemberitaan Rakyat Sultra, Sosialisasi RPL UMI memberikan kesempatan, kemudahan, dan fasilitas bagi personel Polda Sultra dan jajaran untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi, termasuk melalui pendidikan jenjang S-1.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas personel tidak hanya diarahkan pada penguatan kemampuan teknis, tetapi juga pada peningkatan kualifikasi akademik sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Bagi Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (FH UMI), keterlibatan UMI dalam agenda pengembangan SDM Polda Sultra menjadi bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas profesional aparatur penegak hukum.

Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengalaman dan keterampilan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan akademik, pola pikir kritis, pemahaman terhadap regulasi, serta kemampuan untuk mengambil keputusan berdasarkan landasan keilmuan yang kuat.

Terlebih bagi personel kepolisian yang dalam pelaksanaan tugasnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan hukum dan pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kompetensi akademik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung profesionalisme institusi.

Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan dalam sambutan Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan SDM harus terus ditingkatkan sesuai kebutuhan organisasi, termasuk memastikan terpenuhinya hak personel dalam pengembangan dan pembinaan karier.

Menurutnya, SDM unggul tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga mencakup penguasaan teknologi, mental dan karakter yang berpedoman pada Tribrata dan Catur Prasetya, serta kondisi fisik yang prima. Setiap personel juga diharapkan mampu mengenali kompetensi yang telah dimiliki, kekurangan yang masih perlu diperbaiki, serta kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan.

Sejalan dengan hal tersebut, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kualitas personel secara berkelanjutan. Peningkatan jenjang pendidikan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Kolaborasi melalui Sosialisasi RPL UMI dalam Rakernis SDM Polda Sultra 2026 sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi dalam membangun SDM yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

UMI melalui komitmen pengembangan pendidikan tinggi terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi dalam rangka memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Bagi FH UMI, sinergi tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kapasitas akademik dan profesional yang kuat.

Polda Sultra sendiri menempatkan pendidikan sebagai bagian dari “investasi organisasi” untuk menyiapkan personel yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan serta tantangan tugas di masa mendatang.

Melalui sinergi antara Polda Sultra dan Universitas Muslim Indonesia, diharapkan semakin banyak personel yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi profesionalnya.

Rakernis SDM Polda Sultra Tahun 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi forum untuk menyamakan langkah kerja dalam pengelolaan sumber daya manusia, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendorong peningkatan pendidikan, kompetensi, dan profesionalisme personel melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Fakultas Hukum UMI menyambut baik langkah tersebut sebagai bagian dari semangat bersama dalam membangun SDM unggul dan profesional, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung kebutuhan institusi penegak hukum dan masyarakat.

Sumber berita: Rakyat Sultra – Dorong Personel Raih Gelar Akademik dan RRI – Rakernis SDM Polda Sultra Perkuat Kualitas Personel

Accessibility